Kota Beureunuen

Kecamatan Mutiara Pusat Belanja ban singom Ureung Pidie.

Anggaran Dana Desa 2016

Perluasan Lahan Persawah di Cot Tunong Soeh Gampong Blang Lileue Kec. Mutiara Kab. Pidie

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

TOKOH_TOKOH PEUTUHA GAMPONG BLANG LILEUE

Tokoh Peutuha Gampong Blang Lileue ( http://gampongblanglileue.blogspot.com/ ).

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, April 25, 2016

Kondisi Saluran Perairan Sawah Tahap dua Tanam Padi 2016

Tanam Padi 2016 Gampong Blang Lileue
Kondisi Perairan persawahan Gampong Blang Lileue
Tanam Padi 2016 Gampong Blang Lileue
kawasan yang sudah di tanamnya padi meliputi Gampong Adan, Beureueh  kecamatan Mutiara Timur
Gampong Blang Lileue - Sejumlah Anek Lhueng (Saluaran Perairan) dipersawahan Gampong Blang Lileue banyak yang jebol dan banyaknya tergenang air yang tak pernah dibersihkan oleh para petani, padahal pada akhir bulan April 2016 ini para petani di kawasan lileue di Kecamatan Mutiara Mulai siap - siap bertanam atau penaburan bibit padi dalam kali kedua dalam setahun ini atau  (Pade Ruweung).

Sementara di permukiman perdesa lainnya di kawasan Kec. Mutiara Kab. Pidie, padi mulai ditanamkan dalam tahap kedua pade Ruweung, kawasan yang sudah di tanamnya padi meliputi Gampong Adan, Beureueh  kecamatan Mutiara Timur dan gampong-gampong lainya.
Tanam Padi 2016 Gampong Blang Lileue
Jebolnya saluran perairan sawah Gampong Blang Lileue


Kolam Ikan Kelompok Pemuda "Karang Taruna Ranub Seulaseh" Lileue ditimbun

Kelompok Pemuda Karang Taruna Ranub Seulaseh Gampong Blang Lileue
Kolam Lele Kelompok Pemuda Karang Taruna Ranub Seulaseh ditimbun (Foto 10-014-2016)
Gampong Blang Lileue - Kelompok Pemuda Karang Taruna Ranub Seulaseh Gampong Blang Lileue, Kecamatan Mutiara, Aceh Pidie, kini menimbun Dua Kolam tempat budidaya ikan lele dumbo. Kegiatan itu dilaporkan sebagai dukungan dari pihak Peutuha Gampong Untuk Penanaman Bibit Kelapa untuk Prasarana Gampong Dalam Kegiatan Anggaran Dana Gampong (ADG) tahap dua dalam tahun 2016.

Gampong Blang Lileue
Arsip Karang Taruna Ranub Seulaseh Gampong Blang Lileue
2 kolam ikan itu Luasnya berkisar dengan 5 x 8 Meter Perkolam. Kolam tersebut ditimbun dengan mobil alat berat yang berjenis Komatsu yang diratakan pada 20 april 2016. “Kolam yang pernah dua kali dipanenkan ikan lele dan Gurami itu sekarang sudah rata dengan tanah. Kolam yang kedalamnya kira-kira 2 meter kebawah di timbun dengan tanah yang di ambil dari sisi samping kolam.

Saat ini kelompok Pemuda Karang Taruna Ranub Seulaseh Gampong Blang Lileu,Kecamatan Mutiara belum ada target dengan membuka peluang baru baik untuk budidaya ikan maupun Program bercocok tanam dalam menggunakan "Angaran Dana Desa tahun 2016".
Karang Taruna Ranub Seulaseh
Luasnya Kolam yang ditimbun berkisar dengan 5 x 8 meter

Gampong Blang Lileue
Kolam Ikan Lele 2 Luasnya berkisar dengan 4 x 8

Thursday, April 21, 2016

Toko-Toko di Terminal Kota Beureunuen Kec. Mutiara

Beureunuen 2016
Toko-Toko di Terminal Beureunuen ( Foto 20  April 2016 )

KONDISI TOKO DI TERMINAL BEUREUNUEN


Blang Lileue - Kondisi Pusat Perbelanjaan Pidie atau kota Beureunuen dalam tahun ini semakin padat, dengan berdirinya berjajaran toko - toko Baju dipinggiran jalan Nasional atau jl. Banda Aceh - Medan Km 125 Semakin banyak. di barisan belakang terminal dengan berjejernya Toko Ponsel Hp dan toko Service Ponsel.

Kondisi jalan semakin sempit, dengan lalu lalang nya kendaraan seperti jenis labi-labi atau Mobil L300 yang menunggu penumpang di area jalan nasional. Bahkan di hari peukan (Hari Sabtu) Kondisi kota Beureunuen Penuh dan padat dengan penjual Kaki Lima di Lintasan Jalur nasional. Nah beginilah keadaan Beureunuen ditahun 2016. Kondisinya sangatlah ramai, baik pengunjung maupun penjual.

Pelaksanaan Kegiatan Kerja Anggaran Dana Desa 2016 Di Lileue Beureunuen

Kegiatan ADD 2016 Di Gampong Blang Lileue
Membuat Jalan DAMDRUCK Jalur Menuju Cot Tunong Soeh

Pelaksanaan Kegiatan Anggaran Dana Desa 2016 Di Gampong Blang Lileue, Beureunuen


Blang  Lileue - Rabu 20 April 2016 Kegiatan utama pelaksanaan  Anggaran Dana Desa atau (ADD) di Gampong Blang Lileue mulai terlihat berkerja ditahap awal permualaan, Seiring Dengan membuat jalan menuju Cot Tunong Soeh dipertengahan area Persawahan Gampong Blang Lileue 2 Damtruk dan  Satu Unit mobil Alat Berat Jenis KOMATSU diturun kewilayah area kerja.


Lileue
Kondisi Persawahan Masih Sangat Licin Bahkan Mobil Dum-Druck Harus Dibantu Dorongan Dari Mobil Alat Berat Jenis Komatsu, demi melancarkan Perkerjaan Anggaran Dana Desa 2016 _(Foto 19 April 2016)


Kegiatan Dana ADD 2016  Di Lileue
Mobil Alat Berat Jenis Komatsu memasuki Wilayah Cot Tunong Soeh _(Foto 19 April 2016)

Dana ADD 2016  Di Lileue
Pengambilan Tanan Kebun Milik Bapak M Nur Di Cot Tunong Soeh _(Foto 19 April 2016)

Kegiatan Dana ADD 2016  Di Lileue
Pembersihan lahan sisa penebangan kayu di Cot Tunong Soeh _(Foto 19 April 2016)

Tuesday, March 8, 2016

Aceh Bisa Melihat Gerhana Matahari di media.bmkg.go.id/gmt

Aceh Bisa Melihat Gerhana Matahari di media.bmkg.go.id/gmt
Melihat Gerhana Matahari Di Aceh
Banda Aceh - Gerhana Matahari Total yang akan melintaskan dua belas provinsi di Seluruh Indonesia, pada hari  Rabu 9 Maret 2016, juga dapat disaksikan dari Aceh. Meski tak dapat menyaksikan Fenomena Gerhana Matahari secara total

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mata Ie, Aceh Besar menyiapkan teropong untuk masyarakat.

Masyarakat Aceh dan sekitarnya yang ingin menyaksikan fenomena alam yang langka itu dapat menggunakan teropong yang berada di Gedung Tsunami&Disarter Mitigation Research Centre (TDMRC), Ulee Lheue, Banda Aceh.

Staf BMKG Mata Ie Eridawati mengatakan, wilayah Aceh akan dilewati gerhana matahari sebagian (GSM) dengan magnitude 75 persen hingga 85 persen. Gerhana matahari sebagian ini akan terlihat dari Pulau Sabang hingga Aceh Singkil. Sementara untuk wilayah Kota Banda Aceh, Eridawati mengatakan fenomena alam tersebut akan teramati 76 persen.

"Puncak gerhana pukul 07.21 WIB dan berakhir pukul 08.20 WIB," kata Eridawati, di Banda Aceh, Senin (7/3/2016).

Eridawati mengingatkan masyarakat untuk tidak melihat langsung ke arah matahari saat gerhana terjadi karena dapat merusak retina mata. Dia menyarankan masyarakat memakai kacamata khusus jika ingin melihat proses Gerhana matahari Total.

Pihaknya juga akan melakukan pengamatan gerhana yang dipusatkan di gedung TDMRC, Ulee Lheue. Pengamatan akan dimulai pukul 06.20 WIB. "Masyarakat yang ingin bergabung silakan datang mulai pukul 06.30 WIB sampai selesai," kata dia.

BMKG juga akan melaksanakan pengamatan secara streaming melalui website media.bmkg.go.id/gmt sehingga masyarakat juga bisa menyaksikan proses gerhana matahari total di rumah masing-masing melalui website media.bmkg.go.id/gmt

Sumber : Sumatera.metrotvnews.com

Fenomena Gerhana Matahari Di Aceh Rabu 9 Maret 2016

Gerhana Matahari Aceh
Gerhana Matahari Aceh
Banda Aceh - Masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya yang akan melihat fenomena alam yang langka tentang Gerhana Matahari,  pada hari Rabu (9/3) besok bisa datang ke dua lokasi pemantauan yaitu di Gedung TDMRC Ulee Lheue Banda Aceh dan KP-3 Lhokseumawe.

Sedangkan bagi yang tidak memiliki kesempatan datang langsung ke lokasi pengamatan bisa melihat tayangan melalui live streaming media.bmkg.go.id/gmt atau http://ustre.am/1uMzn dari rumah masing-masing.
Informasi tentang pengamatan gerhana matahari dari Gedung TDMRC Ulee Lheue disampaikan Kepala Stasiun Geofisika Mataie, Banda Aceh, Eridawati.

Menurut Eridawati, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaksanakan pengamatan gerhana matahari pada 9 Maret 2016 di 19 titik. Salah satunya di Aceh yang dipusatkan di Gedung TDMRC Ulee Lheue, Banda Aceh.

“Masyarakat yang ingin melihat gerhana matahari bisa ke Gedung TDMRC Ulee Lheue sebelum pukul 06.20 WIB, Rabu (9/3),” kata Eridawati menjawab Serambi, Senin (7/3) malam.

Teropong di Gedung TDMRC akan dipasang sebelum matahari terbit di Banda Aceh yaitu sebelum pukul 06.45 WIB. Untuk Banda Aceh, gerhana dimulai sekitar pukul 06.20 WIB. Artinya ketika matahari terbit sudah terjadi gerhana.

Menurut Eridawati, Aceh dilintasi gerhana matahari sebagian (GMS) dengan magnitudo 75 persen sampai 86 persen dari Sabang sampai Aceh Singkil. Untuk Banda Aceh akan teramati 76 persen. Puncak gerhana dapat disaksikan pada pukul 07.21 WIB dan berakhir 08.26 WIB.
Eridawati juga mengimbau warga tidak melihat langsung ke matahari saat gerhana karena bisa merusak retina mata. “Gunakan kacamata khusus,” imbaunya

Selain menyediakan fasilitas pengamatan di Gedung Escape Building, pihak BMKG juga membuka akses live streaming melalui media.bmkg.go.id/gmt yang memungkinkan masyarakat bisa menyaksikan tayangan fenomena itu dari rumah masing-masing.

Pusat Studi Ilmu Falak STAIN Malikussaleh akan menyediakan live streaming bagi masyarakat yang ingin menyaksikan gerhana matahari pada 9 Maret 2016. “Bagi masyarakat yang tidak bisa hadir langsung ke KP-3 Lhokseumawe, bisa melihat tayangan livwe streaming melalui http://ustre.am/1uMzn mulai pukul 07.00 sampai pukul 08.30 WIB,” ujar Kepala Pusat Studi Olmu Falak STAIN Malikussaleh, Tgk Ismail SSy MA kepada Serambi, Senin (7/3).

Di samping tayangan live streaming, pihaknya juga menyediakan proyektor dan layar besar di KP-3. “Jadi bagi masyarakat yang datang ke KP-3, tapi tidak ada kesempatan untuk melihat melalui teleskop ataupun kacamata yang tersedia, maka akan bisa menyaksikan langsung di layar lebar yang kita sediakan di lokasi,” katanya.

Khusus untuk wilayah Aceh, sudah dilakukan berbagai persiapan untuk menyambut peristiwa langka ini, seperti persiapan shalat gerhana secara berjamaah di masjid-masjid. “Kita berharap semua masyarakat Aceh punya semangat yang kuat untuk melaksanakan syiar Islam ini berupa shalat sunat gerhana dua rakaat secara berjamaah,” harapnya.

Di samping itu, sebut Tgk Ismail Is, perlu diketahui, prosesi gerhana matahari jauh berbeda dengan gerhana bulan. Gerhana bulan bisa dilihat dengan leluasa dari proses awal sampai akhir, tanpa perlu pelindung mata.

“Gerhana matahari tidak semudah itu, kita perlu alat seperti filter matahari dan kaca las nomor 14 yang mampu menepis cahaya matahari 100.000 kali, sehingga piringan matahari telihat dengan jelas saat gerhana dan aman bagi mata pengamat. Tanpa terlihat piringan matahari, maka prosesi gerhana mustahil bisa dilihat,” pungkasnya.(nas/bah)
 
Resource :  Aceh.tribunnews.com